Butuh Bengkel Ganti Oli Mobil Terdekat? Ini Tipsnya

Mendatangi bengkel ganti oli mobil terdekat saat paska pandemi seperti ini memang keputusan tepat terutama di saat hari pertama ngantor. Apalagi ditambah mobil anda sudah hampir tiga bulan lebih mendekam di garasi perumahan tanpa berjalan sedikitpun karena peraturan pemerintah yang begitu ketat. Sudah saatnya anda melakukan pengecekan oli mobil. Terlebih oli memiliki peranan penting dalam pelumasan komponen mesin mobil. Sehingga penggantian oli mobil tidak bisa terelakkan. Tapi, apa anda tahu kira-kira oli apa saja ya yang perlu diganti? Simak liputannya. 

Apa Saja Yang Kalian Harus Ganti Di Bengkel Ganti Oli Mobil Terdekat

ganti oli mobil terdekat

  • Oli Mesin Mobil

Oli mesin mobil merupakan oli yang paling umum diketahui di bengkel oli mobil terdekat. Oli mesin mobil ini yang memilliki indeks kekentalan oli seperti SAE. Namun sebelum kesana, oli mesin mobil dibagi menjadi tiga jenis, yaitu oli mineral, oli semi sintetis dan full sintetis. Oli mineral adalah oli yang dibentuk dari 80% hasil minyak bumi yaitu mineral kemudian dicampur dengan 20% zat aditif agar hasilnya bisa stabil. Oli jenis ini yang paling sering digunakan untuk alat berat dan mobil yang memiliki tahun produksi 15 tahun lebih tua daripada mesin mobil sekarang. 

Sedangkan Oli semi sintetis adalah oli yang prosesnya mengambil 50% hasil minyak bumi, mineral dan zat aditif serta indeks kekentalan dimana indeks ini tidak terdapat pada mineral. Dengan kata lain, 50% alami dan 50% buatan. Sehingga memiliki kelebihan untuk lebih stabil di suhu panas dan bisa merontokkan kerak pada mesin mobil. 

Terakhir adalah oli full sintetis, dimana oli ini 100% dibuat tanpa mineral, yang ada hanya percampuran zat kimia yang akan menghasilkan peningkatan pada mesin, performa mesin, boost up dan kestabilan pada suhu panas ekstrim sekalipun. Oli ini cenderung lebih mahal dibandingkan kedua oli diatas namun memiliki performa lebih tinggi. 

Oli mesin mobil ini juga memiliki Indeks kekentalan SAE seperti 15W-30 dan 10W – 40. Dimana semakin tinggi indeksnya maka semakin kental olinya. Maka dapat dikatakan oli dengan SAE -30 lebih encer dibandingkan dengan oli SAE -40. 

Warna yang dimiliki oleh oli mesin pada umumnya adalah coklat keemasan. Warna ini dimiliki pada kendaraan yang baru saja ganti oli namun sudah digunakan dalam jarak rendah seperti 1.000 sampai 2.000 km. Sedangkan jika warna oli sudah berubah menjadi hitam, maka mobil sudah menempuh jarak jauh sekitar 4.000 sampai 5.000 km. Jika anda melihat pada dip stik, warna oli sudah hitam pekat maka sudah saatnya anda menggantinya ke bengkel ganti oli mobil terdekat, seperti Dokter Mobil ya. Jangan ditunda. Pada umumnya penggantian oli mesin mobil adalah setiap 10.000 km atau setiap 6 bulan sekali. 

  • Oli Transmisi

Oli Transmisi dibutuhkan untuk melancarkan sistem transmisi kendaraan baik itu mobil transmisi manual atau otomatis. Oli transmisi fungsinya adalah untuk melumasi sistem transmisi gigi agar tidak mudah rusak. Waktu penggantian untuk transmisi manual disarankan adalah 30.000 sampai 40.000 km. Sedangkan untuk transmisi otomatis sudah mencapai 25.000 km. 

Warna oli transmisi cenderung berwarna merah bening namun jika warna oli sudah menjadi hitam pekat maka sudah seharusnya oli diganti di bengkel oli mobil terdekat. Selain itu ada beberapa tanda, oli transmisi harus diganti terutama pada mobil bertransmisi otomatis seperti perpindahan gigi sulit, mobil sulit menanjak, transmisi terasa berat dan munculnya suara meraung atau dengung. Oleh karena itu anda harus segera mengganti oli transmisi di bengkel ganti oli mobil terdekat, seperti Dokter Mobil misalnya

  • Oli Gardan

Oli gardan dibutuhkan sebagai penghubung antara transmisi dan gardan agar menjadi lebih halus dan meningkatkan kinerja mesin. Waktu yang dibutuhkan untuk mengganti oli gardan adalah 50.000 sampai 80.000 km atau ketika warna oli gardan berubah menjadi putih encer atau abu-abu metalik gelap. Oli gardan dapat berubah menjadi putih encer bisa disebabkan karena terkontaminasi air saat melewati genangan sedangkan berwarna abu-abu metalik gelap jika sudah terlalu lama tidak diganti atau melewati batas pemakaian. Oleh karena itu anda harus segera mengganti oli gardan di bengkel ganti oli mobil terdekat, seperti Dokter Mobil misalnya. 

  • Oli Rem

Oli rem atau minyak rem penting untuk sistem pengereman. Fungsinya memang bukan untuk melumasi melainkan untuk menyalurkan tenaga agar rem bisa lebih pakem. Penggantian oli rem sebaiknya dilakukan dua tahun sekali. Namun jika sudah terlalu gelap pekat ada baiknya diganti. 

Oli rem ini ada 4 macam, yaitu DOT 3, DOT 4, DOT 5 dan DOT 5.1. Apa bedanya? pada oli rem dengan DOT 3 dan DOT 4 berbahan dasar glikol yang berwujud cair tidak berwarna, cairannya kental seperti sirup, tidak memiliki bau dan larut dalam air. DOT 5 dan 5.1 berbahan dasar silikon, minyak ini dibuat untuk mengatasi adanya penyerapan air. Silikon memiliki sifat tidak menyerap air, memiliki titik didih tinggi, stabil dan tidak bersifat korosif. Nah, untuk penjelasan lebih lengkapnya anda bisa datang ke bengkel ganti oli mobil terdekat seperti Dokter Mobil.  

  • Oli Power Steering

Kemudahan saat memutar kemudi adalah berkat dari adanya oli power steering. Keberadaan oli power steering ini seringkali berwarna oranye atau merah muda. Namun jika olinya sudah berwarna coklat atau hitam gelap sudah saatnya anda menggantinya. Bawa segera ke bengkel ganti oli mobil terdekat ya. 

Baca Juga : Biaya Service AC Mobil

Nah, setelah anda tahu kelima oli yang harus diganti. Sekarang saatnya anda bawa mobil anda ke Dokter Mobil ya. Karena hanya di Dokter Mobil merupakan bengkel ganti oli mobil terdekat dan terpercaya. Dokter Mobil hadir sebagai jawaban dari kebutuhan anda dan saya dalam bidang otomotif. Jadi tunggu apalagi? bengkel ganti oli mobil terdekat yang terpercaya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *